Halo sobat-sobatku yang super, ah maaf copyright. Halo sodara-sodara pembaca sekaligus juga pencinta video game di Indonesia yang kemungkinan kebetulan nemu serta membaca artikel ini pada tahun berapa saja. Sesudah demikian lama saya tidak menulis pendapat, pada akhirnya ini hari saya memberanikan diri… tujuan saya menyempatkan diri untuk menulisnya. Ini sebab menurut saya belakangan ini dunia video game cukup aman serta tenteram hingga saya jarang-jarang menulis artikel tipe ini. Minimal, semenjak drama Epic Games yang sebenernya menurut saya gak juga penting dicatat jadi pendapat, tetapi sebab satu hal saya catat .

Tetapi sebab ada hal yang cukup menggelitik belakangan ini, selanjutnya saya menulis .

Tetapi sebelum kita lanjut semakin dalam, seharusnya kamu jangan emosi dahulu katakan “YAIYALAH GA RELEVAN BAMBANG!” sesudah baca judul di atas. Lagian nama saya Besar bukan Bambang, siapa sich yang menulis Bambang?

Ngereview Game Hanya Tonton YouTube? Apa Relevan?

Oke, itu cringe, saya tahu, tetapi perkenankan saya jelasin semakin detail akar dari persoalan ini yang menggelitik jemari jari saya untuk tuangkan opini. Kemungkinan kalian sudah mengetahui jika akarnya ialah satu cerita yang barusan menerjang salah satunya game Naughty Dog, The Last of Us Part II. Tragisnya, cerita ini merambat ke tanggapan ampas lain yang seakan yakin jika mereka dapat dengan semaunya mengulas video game cukup dengan melihat video di YouTube.

Memberi cap jika gamenya ampas karena hanya beberapa orang ini tersinggung serta berani memberikannya nilai 0 atau 2-3 pada gamenya, sesudah tonton doang di YouTube. Sebab YouTube lebih dari pada TV.

Kejadian itu sebetulnya telah lama sekali berlangsung, tetapi puncaknya ialah waktu salah satunya game berambisi Naughty Dog yang berupaya untuk menyentil permasalahan yang dibenci jadi game yang dibenci. Walau sebenarnya, belum pasti mereka yang katakan buruk memainkannya. Atau serta tidak sedikit bocah-bocah pandai lokal yang yakin demikian saja sesudah tonton di YouTube, “pahami” opini bule, dan sebagainya.

Tidak, saya tidak akan ulas ulasaner dibayar dan lain-lain sebab saya dapat jamin jika ulasaner baik pada media game lokal atau luar negeri itu tidak dibayar. Selebihnya kamu dapat membaca artikel jurnalis game Indonesia yang tentu saja kamu paham.kamu mengerti siapa untuk keterangan selanjutnya.

Ngereview game dengan hanya tonton di YouTube ini, bawa saya menanyakan pada diri kita lewat satu pertanyaan bodoh di atas, yang sebenernya pastinya jawabannya yaitu, “EMANG NGGA RELEVAN” sama seperti yang disebutkan oleh seorang pada seorang namanya Bambang di atas. Faktanya?

Video Game ialah Selingan Interaktif

Lakukan ulasan game itu bukan suatu hal yang dapat disebut gampang sebab ulasaner harus mainkan gamenya serta beri opini mengenai gamenya supaya dapat jadi rujukan pembaca atau pemirsa. Ini jelas sebab karakter video game tersebut yang termasuk juga dalam selingan yang interaktif. Memang, ada pengecualian pada game sekelas game Telltale, kalau ini saya nyaranin kalian untuk membeli sebab narasi ialah kutub intinya.

Tetapi selebihnya, video game ialah selingan yang interaktif. Dalam kata lain, pengalamanmu mainkan, mendalami, serta merekayasa featurenya tidak dapat kamu alami serta nikmati dengan cara penuh tanpa ada memainkannya sendiri. Berikut salah satunya unsur yang membuat score ulasan atau ulasan positif/negatif satu ulasaner dengan ulasaner lain tidak sama.

Ngereview Game Hanya Tonton YouTube? Apa Relevan?

Kamu tidak dapat katakan gamenya buruk hanya sebab tonton gameplaynya di YouTube. Sebab dapat saja gamenya memang bukan seleramu. Ulasaner dapat disebutkan dapat dipercaya bila dia sudah betul-betul memainkannya. Masalahnya sama seperti nentuin orang dalam yang bocorin info video game dapat dipercaya atau mungkin tidak. Mereka dapat disebutkan dapat dipercaya sebab dia punya koneksi orang dalam, sampai bocorannya semasa tahun-tahun ini dapat dibuktikan betul.

Telah selayaknya kalau kamu mainin gamenya dahulu baru kamu ulasan dibandingkan harus tonton seseorang main gamenya di YouTube. Agar dapat nyicipin semua, bagaimana rasa-rasanya ngontrol Crash di Crash Bandicoot contohnya, atau merasakan sendiri megahnya musik Dark Souls III waktu musuh Nameless King.

Tonton doang tidak akan buat pengalamanmu imersif benar-benar, tonton doang tidak akan buat kamu dapat nyobain beberapa hal yang buat kamu ingin tahu sama gamenya. Contohnya telusurin lautan, cari rahasia batu karang, susahnya cari bos rahasia, nikmati side quest yang kocak, penuh fanservis atau sampai langkah ngalahin monster spesifik dengan beberapa kesulitannya.

Saya pribadi akan ingin tahu untuk coba hal aneh yang tampil di otak saya saat mengulas video game. Entahlah memakai gabungan party yang lain di game RPG kecuali standard tank, healer, attacker/assassin. Sampai coba suatu hal yang cukup aneh hingga kemudian dengan cara tidak menyengaja mendapatkan rahasia atau bug spesifik yang ada pada gamenya. Kadang saya bagikannya lewat ulasan yang satu kali lagi tidak dapat kamu dapetin dengan cuma melihat gameplaynya saja.

Ulasan Itu Gabungan Subyektif, Objektif, serta Pengalaman

Disamping itu, ulasaner perlu memerhatikan tiga point penting yang dengan diawali dua point penting, yaitu subyektif serta objektif. Ke-2 point itu cuma dapat disampaikan bila kamu mainkan gamenya.

Kalau kamu tidak tahu apakah itu subyektif serta objektif, simplenya objektif ialah suatu hal yang betul-betul ada pada gamenya. Contohnya saja feature save/load, equipment, mekanik gameplaynya, dll. Seperti membeli baju ada kancingnya, ada kantongnya, sama ada coraknya atau warna kainnya. Sesaat subyektif adalah opini pribadimu, mengapa kamu tidak menyenangi gamenya atau menyenangi gamenya. Kalau diibaratin dengan pakaian lagi, kamu tidak suka pakaiannya sebab warnanya seperti sempak firaun contohnya. Atau cocok di pakai justru buat tidak nyaman, entahlah panas serta kudis.

Ngereview Game Hanya Tonton YouTube? Apa Relevan?

Tetapi ya sama seperti yang saya katakan di atas, kamu gabisa katakan gamenya buruk kalau memang gak sesuai dengan seleramu. Contohnya saja kamu gak suka game seperti Dragon Quest XI serta hanya suka shooter, ya tidak dapat katakan gamenya jelek dengan fakta itu. Kamu harus memberi satu opini yang membuat kamu menyenangi atau mungkin tidak menyenanginya. Bukan lantaran seleramu tidak sama atau hanya sebab penampilan visualnya jelek makannya kamu katakan buruk.

Pengalaman dengan cobanya langsung dibanding menontonnya di YouTube membuat kamu dapat memperbandingkan dengan beberapa game di waktu dulu yang sempat kamu mainkan. Contohnya saja kamu sempat main game seperti Dragon Age, dimana gamenya tidak punyai mekanik weight limit. Terus tiba-tiba kamu mainin game seperti The Witcher yang inventorynya terbatas, weight limit yang stabil, sampai menyusahkanmu. Ini contoh lho ya bukan representasi dari fakta yang ada pada gamenya. Kira saja demikian.

Dari sini kamu dapat memiliki pendapat apa Dragon Age atau The Witcher itu menurutmu ampas atau engga dengan beberapa fakta logis. Contohnya saja weight limit yang ada barusan buat manajemen inventory kalut, dan lain-lain. Point berikut yang menarik buat tiap orang untuk membaca atau melihat ulasanmu.

Ngereview Game Hanya Tonton YouTube? Apa Relevan?

videogamedunkey memang kadang mengulas dengan triknya, tetapi seutuhnya dia tetap melakukan dengan memberi opini pribadinya sambil mengocok perut beberapa penontonnya.
Ini yang tidak dapat kamu dapetin dari hanya tonton YouTube. Pendapatmu untuk “ulasaner” jadi tidak dapat dipercaya. Sudah nyobain belom kok dapat katakan ini di ulasannya? Walau sebenarnya aslinya tidak ini dan sebagainya. Beberapa faktor akan sering miss saat kamu hanya tonton serta seakan tahu segala hal. Atau kamu berupaya bercerita tokoh A tetapi salah besar sebab keteranganmu salah. Karena apa? Tonton suatu hal yang lebih dari pada TV dong!

Walau, sebenernya memang tidak salah buat memandang satu game cuma dari melihat YouTube. Semasa hal itu cuma buat kamu sendiri saja, atau kamu publish entahlah di mana saja, untuk opini orang yang tidak mainin gamenya. Terkecuali kamu sudah menguatkan diri serta memutuskannya untuk memandang serta mengulasnya buat banyak orang yang kemungkinan tidak pernah mainkan atau membeli. Ditambah lagi, bila pendapatmu itu dibaca sama mereka yang sudah main. Dapat malu-maluin sich.

Yes, freedom of speech itu ada. Tetapi sebab karakter game untuk selingan interaktif, jadikan ulasanmu yang tidak pernah mainin gamenya serta hanya tonton di YouTube untuk suatu hal yang berkaitan itu tidak dapat. Selanjutnya ulasanmu ya pendapatmu saja. Tetapi jadi kurang kuat sebab kamu tidak mainin gamenya serta hanya baca pengalaman seseorang saja. Sambil memikirkan, bagaimana rasa-rasanya mainin gamenya. Nuansanya jadi seperti miskin sekali ye kan?

Terus, Bagaimana Dong Kalau Ingin Ngereview Game Agar Berkaitan?

Pada intinya sich ya mainin gamenyalah. Jika kamu masih bertahan ingin tonton YouTube serta menulis ulasannya atau copy-paste dari media atau ulasaner lain. Karena itu sebenarnya kamu bukan ulasaner yang dapat dipercaya. Kasarnya kamu bukan orang yang patut disebutkan ulasaner. Tetapi itu semua bisa menjadi ketetapan yang suka-suka. Sebab sebenarnya saya pribadi tidak ada hak buat nyuruh-nyuruh kamu bikin tidak melakukan.

Sebatas memperingatkan.

Tetap berikan pada kepalamu jika ulasan itu punya tiga faktor penting dari subyektif, objektif, serta pengalaman. Jika kamu tidak eksper dari yang sangat minim saja deh, yaitu mainin gamenya bagaimana kamu dapat memberi opini yang subyektif?

Berikan di pikiranmu jika lakukan ulasan bukan harus pandai cari kekeliruan. Tidak itu salah besar. Sebab ulasan ialah opini pribadi serta bukan jadi pakem yang perlu diiringi kesemua orang untuk menggunjing gamenya mempunyai beberapa kesalahan. Ini ulasan bos, bukan perkumpulan emak-emak tukang gibah.

Sebenarnya kamu gak dapat katakan, “Buruk sekali gamenya, waktu temboknya ini” dll walau sebenarnya sebenarnya tidak ada permasalahan, tanpa fakta yang memiliki bobot, benar, serta diterima baik developer yang kemungkinan pada nanti membacanya atau seseorang. Itu cuma pure hate serta ignorance bukan opini. Terutama bila gamenya rupanya bukan jadi seleramu.

Ngereview Game Hanya Tonton YouTube? Apa Relevan?

Banyak langkah buat ulasan, diantaranya sama seperti yang dilaksanakan gameranx.
Sangat banyak langkah buat ulasan serta patternnya saya berikan pada diri kamu semasing. Tetapi bila kamu memang sungguh ingin memberi ulasan yang berkaitan, kamu harus memainkannya. Sebab guru yang paling baik ialah pengalaman… tidak begitu sich, hanya minimal kalian tahu sangkut-paut gamenya dari cobanya sendiri.

Dengan demikian kalian bisa memberi opini pribadi kalian sesuai yang kalian dengar, alami, serta rasakan. Sebab ulasan hanya ialah satu langkah untuk ketahui opini seseorang serta semacam apa game yang tengah kamu bidik untuk dibeli itu. Memberi pembaca atau pemirsa satu insight dimana dia dapat memperhitungkan apa gamenya sesuai dengan seleranya atau mungkin tidak. Kemungkinan ada suatu hal yang miss yang bisa berlangsung waktu lakukan ulasan. Tetapi hal itu seringkali berlangsung dalam pekerjaan itu serta bukan jadi permasalahan yang penting dibesarkan.

Simpulannya telah jelas, ulasan yang berkaitan ialah saat kamu betul-betul mainkan gamenya. Ulasan game dari tonton YouTube? Ke laut aje. Bagaimana menurutmu? Apa kamu sepakat bila ulasan game lewat tonton gameplay seseorang di YouTube dapat disebutkan dapat dipercaya, berkaitan, serta benar? Atau sebaliknya?

Sama seperti yang bisa ditebak dari beberapa bocoran dua hari lalu, pada akhirnya Steam sah buka Steam Summer Sale tahun 2020 ini pada pagi hari barusan. Serta seperti umumnya kamu dapat selekasnya menyelami lautan diskonan yang sudah disiapkan oleh Gaben untuk beberapa game yang kamu kehendaki atau yang kemungkinan baru terpikir untuk membeli saat ini.

Serta topik tahunan untuk Summer Sale tahun ini ialah “Road Trip Special”. Tetapi bukannya membuat seperti mini games seperti tahun tempo hari dimana kamu seolah-olah sama-sama berlomba-lomba dengan gamer lain untuk belanjakan uangmu supaya menang serta memperoleh peluang memenangi giveaway game. Karena itu tahun ini Steam semakin fokus pada penambahan baru untuk Steam Profile-mu yang bertopik “The Poin Shop”.

Steam Summer Sale Diawali, Bawa serta Kostumisasi Baru Untuk Profile Melalui The Poin Shop

Seperti namanya, The Poin Shop ini ialah satu toko baru dimana kamu dapat beli beberapa
jenis item baru untuk mengkostumisasi profile Steam-mu semakin dalam dibanding awalnya. Walau tidak dipublikasikan dengan cara sah, sekarang kamu mempunyai pilihan semakin banyak untuk mengkostumisasi profilmu seperti frame untuk avatar, animasi avatar , animasi latar belakang , sampai beberapa animasi sticker yang dapat diperoleh melalui “poin” mata uang baru yang
dikenalkan oleh Valve yang akan kamu bisa tiap kamu belanja di Steam Store.

Beberapa item kostumisasi ini dapat disimpan dengan cara permanen untuk profilmu sesudah kamu membeli. Terkecuali Summer Golden Profil yang walau dapat membuat profilmu bercahaya keemasan seperti sultan tetapi cuma bertahan semasa 30 hari saja. Sedikit ada info duka untuk
eberapa penjual item receh Steam sebab semua item kostumisasi yang kamu membeli
dengan poin ini sayangnya tidak dapat dipasarkan kembali lagi.

Kamu dapat selekasnya ke arah Steam untuk mulai belanja, serta habiskan wishlistmu mulai ini
hari sampai tanggal 9 Juli akan datang. Serta harus diingat jika terhitung pada 1 Juli 2020
kelak akan ada penentuan pajak sebesar 10% hingga untuk kalian yang berasa jika angka itu memberatnya
keliatannya sebaiknya kamu selekasnya belanja pada bulan ini.

Tesla adalah salah satunya perusahaan tehnologi yang sekarang ini cukup populer. Khususnya sebab CEOnya, Elon Musk yang seringkali memunculkan pro-kontra. Ditambah lagi beberapa ciutan-cuitannya yang dipandang eksentrik. Belakang ini, dia seringkali mengulas mengenai munculnya beberapa game agar bisa dimainkan di mobil bikinannya.

Dikutip dari gamerant, Elon Musk isyaratkan GTA 5 bisa di mainkan di Tesla. Lewat ciutan twitternya, kembali lagi Elon Musk memberi satu penyataan unik. Dia mengatakan jika cuma permasalahan waktu sebelum beberapa orang mengambil satu Tesla, waktu dia bermain GTA 5 dalam suatu Tesla.

Ciutan itu menyaratkan GTA 5 akan bisa dimainkan di Tesla Arcade. Tesla Arcade adalah feature bermain game dalam mobil Tesla. Seperti awalnya Elon Musk sukses bawa beberapa game ke Tesla seperti Minecraft, Pokemon Go, Pac-man, serta Mario Cart. Dia sempat juga membuat ciutan mengenai munculnya The Witcher, tetapi sampai sekarang ini belum dilakukan konfirmasi.

Oleh karenanya ini jadi salah satunya hal menarik dari CEO Tesla. Mobil karyanya mulai menarik fans game dengan taktik ciutan eksentriknya. Keinginannya isyarat itu betul-betul berlangsung mengingat GTA 5 sudah sah memperoleh info agar bisa dimainkan di konsol generasi paling baru PS5.

Ubisoft adalah salah satunya perusahaan Game yang lumayan besar di Eropa, Perusahaan yang berada di Paris, Prancis ini populer dengan adanya banyak game populer yang dipunyainya. Beberapa game yang sukses diantaranya, Assasin Creed, Far Cry, Rainbow Six, Watchdog, dan lain-lain.

Dikutip dari Gamerant, Ubisoft menyikapi dakwaan pelecehan seksual pada teamnya. Dakwaan ini sebetulnya bukan hanya didakwakan pada Ubisoft tetapi di tuduhkan ke Twitch waktu lalu. Menyikapi hal itu Ubisoft mulai melalukan penyidikan internal serta belum memberi tanggapan selanjutnya.

Ada 3 orang stafnya yang mendapatkan dakwaan pelecehan seksual. Pertama, direktur kreatif Assassin’s Creed Ashraf Ismali didakwa lakukan pelecehan pada sama-sama staf serta Fans. Ke-2, manager penjualan produk serta brand Andrien Gbinigie didakwa lakukan pelecehan fisik serta emosional. Ke-3, direktur humas Stone Chin didakwa lakukan pelecehan pada sebagian orang wanita. Seperti keterangan Ubisoft, ini masih diselidiki kebenarannya.

Pemaparan di atas memvisualisasikan masalah dakwaan pelecehan seksual yang dilaksanakan oleh Staf Ubisoft. Permasalahan ini cukup serius sebab berefek langsung pada rekam jejak Ubisoft sebagai perusahaan game. Keinginannya masalah dakwaan ini selekasnya jadi jelas serta bisa dituntaskan dengan baik-baik.

Corning pabrikasi kaca pelindung untuk handphone sekarang meluncurkan versus paling baru dari seri Gorilla Glass, kaca tahan gores ini diberni nama dengan Gorilla Glass Victus. Mereka meluncurkan versus terbaru sesudah dua tahun kemarin memberitahukan Gorilla Glass 6.

Dalam situs resminya, Corning mengakui bila Gorilla Glass Victus ialah seri terkuat bila dibanding dengan kaca-kaca tahan gores yang sempat mereka bikin. Dalam Eksperimen, produk itu, Victus diketahui mempunyai ketahanan 2x lipat dibanding seri Gorilla Glass 6 atau sama dengan 4x lipat ketahanan punya kompetitornya.

Saat coba dijatuhkan dari ketinggian maximum 2 mtr. serta jatuh di atas permukaan keras serta kasar, Victus minimal mempunyai ketahanan jatuh sampai 20 kali bentrokan di ketinggian rerata 1 mtr.. Yang mana 5 kali semakin banyak dibanding Gorilla Glass 6 yang cuma
bertahan 15 kali bentrokan serta ketinggian maksimalnya cuma capai 1,6 mtr..

Walaupun demikian, Jaymin Amin, yang disebut Wakil Presiden sekaligus juga Periset Corning
untuk Gorilla Glass masih mengingatkan bila ketahanan ini masih dikuasai dari bagaimana tempat hp saat jatuh.

Beberapa benda seperti pasir, logam serta bahan yang lain tetap masih dapat jadi intimidasi untuk Victus. Dengan pemakaian kaca Gorilla Glass Victus, Jaymin berkata bila ini bisa kurangi efeknya.

“Saya pikirkan peringatan itu akan berlaku pada bahan gelas apa saja.
Tapi apakah yang dilaksanakan untuk Anda ialah kurangi insiden itu dengan cukup menegangkan,” sebut Jaymin Amin diambil The Verge.

Dikutip dari The Verge, Corning memverifikasi jika Victus pertama-tama
akan ada di pasar lewat seri hp paling baru Samsung Galaxy dalam beberapa waktu akan datang.

Sumber : The Verge

Makin bertumbuh serta majunya tehnologi, beberapa tindak kejahatan juga ikut serta menemaninya, diantaranya penyadapan piranti komunikasi seperti handphone.

Tidak cuma dilaksanakan oleh beberapa hacker-hacker karieronal, kejahatan penyadapan pada handphone bahkan sering dilaksanakan oleh beberapa orang tidak bertanggungjawab di seputar kita. Entahlah cuma sekedar untuk iseng, atau memang mempunyai tujuan untuk aksi bikin rugi yang lain.

Celakanya, sering kita tidak mengetahui jika handphone yang kita pakai tiap hari rupanya tengah disadap. Yuk, ketahui beberapa ciri handphone yang disadap hacker sebelum berlangsung beberapa hal yang tidak diharapkan.

Beberapa ciri Handphone Disadap Hacker

1. Suara panggilan terusik

Sudah pernahkah waktu kamu sedang menelpon seorang, mendadak terdengar suara berisik atau kemresek? Bila suara itu cuma terdengar di kamu, sesaat di musuh bicara normal, kamu harus berprasangka buruk bila panggilan kamu sudah disadap.

2. Aplikasi tidak diketahui

Untuk menyadap handphone, umumnya hacker harus menempatkan aplikasi penambahan di handphone sasaran. Khasnya, hacker ini biasa sembunyikan aplikasi itu. Untuk menyiasatinya, coba cek di menu Settings – Apps atau Application Manajer, lalu cek adakah aplikasi asing di handphone kamu.Bila rupanya ada aplikasi meresahkan yang belum pernah kamu install awalnya, dapat jadi itu ialah malware atau aplikasi mata-mata yang mengambil datamu.

3. Lokasi mendadak aktif

Salah satunya arah orang menyadap handphone untuk ketahui tempat. Karenanya, bila mendadak penataan tempat handphone kamu aktif walau sebenarnya tidak kamu aktifkan, kemungkinan ada aplikasi dari hacker yang memaksakan feature tempat aktif. Dapat jadi , handphone kamu sedang disadap atau dihack dari jarak jauh.

4. Wi-Fi seringkali aktif sendiri

Belum pernah menghidupkan Wi-Fi tetapi mendadak Wi-Fi di handphone kamu aktif waktu ada dalam tempat umum? Siaga, dapat jadi handphone kamu sudah terkena sadap. Mengapa Wi-Fi? Sebab lewat koneksi Wi-Fi dalam tempat umum, hacker dapat dengan gampang mengontaminasi serta lakukan transfer data ke sasarannya.

5. Nomor asing di Recent Calls

Sedang memeriksa kisah panggilan di Recent Calls, lalu mendapatkan nomor asing tidak diketahui? Walau sebenarnya kamu tidak berasa sempat mengontak maupun terima panggilan dari nomor itu. Berhati-hati, dapat jadi nomor itu ialah nomor hacker yang akan mengambil data-datamu. Hati-hatilah untuk selalu simpan nomormu serta tidak bagikan atau memberikannya asal-asalan.

Itu beberapa tanda handphone yang disadap hacker atau orang tidak bertanggungjawab yang lain. Untuk menanganinya, kamu dapat meniadakan aplikasi-aplikasi tidak diketahui yang mendadak ada, selanjutnya meng-install antivirus yang telah paling dipercaya untuk dilaksanakan pemindaian virus, atau langkah paling akhir dengan feature Factory Reset alias me-reset lagi handphone kembali pada penataan awal pabrik, hingga semua yang di handphone juga hilang seperti baru lagi. Mudah-mudahan berguna.

Dekati season 13 PUBG Mobile (PUBGM) yang akan usai pada bulan pada 12 Juli 2020 akan datang, kasak- kusuk mengenai Royale Pass season 14 telah ramai tersebar di media sosial. Beritanya, pada update season 14 kelak PUBG Mobile akan bawa content baru dengan mendatangkan map, senjata dan Pyramid Serta Boss Fight.

Diambil dari situs YouTube Mr. Ghost Gaming, model baru itu nanti akan ada pada map Miramar serta akan dinamakan Ancient Secret Model. Yang mana dengan model ini pemain bisa mendatangkan pertempuran boss dalam suatu pyramid (yang dipenuhi oleh puzzle serta teka-teki ciri khas bangsa Mesir Kuno) yang ada di map Mirammar.

Dapat disebut, pertempuran boss yang diberikan PUBG Mobile hampir seperti dengan moment kerjasama dengan Resident Evil 2 waktu lalu. Dimana si boss akan disummon dilokasi spesifik. Dari sisi penampilan si boss dilukiskan untuk figur memiliki badan besar.

Dari info yang tersebar, bila season 13 ada dengan topik Toy Playground ala robot, karena itu dalam update-an season 14 akan datang PUBG Mobile akan mengangkat topik Spark the Flame. Dimana di topik itu ada beberapa skin senjata, model, sampai feature paling baru memiliki nuansa Mesir kuno. Bicara masalah senjata, pada season 14 ini semakin lebih banyak mendatangkan beberapa senjata bertopik api.

Update Patch 0.19.1

Kecuali season yang akan bertukar, patch pada season mendatang alami perkembangan. Pada patch 0.19.1 mendatang ada banyak pembaruan feature, terutamanya yang terkait dengan pemikiran camera. Seperti feature kontrol perputaran camera, yang mana bila feature itu diaktifkan karena itu cursor camera akan ada tempat statis waktu lakukan leaning.

Tidak cukup sampai disana, update season 14 kali ini akan meliputi banyak hal seperti Armory Ajang, Map baru namanya Fourex, Bonfire Model dan sebagainya. Serta kedepan PUBG Mobile akan menimbulkan dampak baru yang dapat dipakai untuk mengendalikan dampak darah yang tampil di dalam game.

Hadiah Season 14

Hal-hal lain yang dinanti dari PUBG kecuali feature, senjata serta skin tentunya hadiah. Untuk season 14 akan datang PUBG Mobile sudah mempersiapkan beberapa hadiah untuk beberapa gamers. Tiap pemain memiliki peluang yang sama untuk memperoleh hadiah dengan gratis. Mengenai hadiah akan dipisah berdasar rangking pemain, salah satunya :

Rangking Emas serta Platinum

Untuk beberapa pemain yag sukses mendapatkan rangking emas serta platinum, pemain akan memperoleh bundel bertopik season 14, termasuk juga outfit serta masker season PUBG Mobile. Outfit itu adalah hadiah exclusive dari rangking, yang tidak dapat diperoleh. Serta cuma dapat di bisa dengan mengakhiri misi rangking.

Rangking Diamond

Bila di PUBG Mobile Season 13 pemain akan memperoleh skin pistol bertopik untuk AUG. Karena itu waktu pemain sukses capai rangking Diamond di PUBG Mobile Season 14, pemain memiliki hak atas hadiah skin pistol privat bertopik Spark the Flame. Asyiknya lagi, skin ini bisa dipakai untuk senapan sniper legendaris M24. Perlu untuk diketahui, M24 adalah senapan sniper terkuat ke-2 di PUBG Mobile, sesudah AWM. Dengan senjata ini, pemain bisa menyalip lawan cukup dengan satu shooting.

Rangking Ace

Jadi rangking paling atas, Ace tawarkan hadiah privat berbentuk skin wajahut topik season 14. Skin wajahut ini ada dalam dua variasi warna, pertama merah serta putih dengan tulisan s14 pas ditengahnya.

Panduan Item Gratis

Kecuali hadiah di atas, ada pula hadiah bermacam item privat yang dapat didapat oleh pemain tak perlu mengakhiri misi rangking. Triknya, yaitu dengan beli Royale Poin di Shop seharga 100 UC Kontan tiap levelnya.

Tetapi, bila kamu tidak memiliki cukup uang untuk beli item sasaran, kamu dapat coba kerjakan Challenge Mission serta Daily Mission. Misi harian dengan keseluruhan 40 poin ini akan dipisah jadi 2 session. Pertama login dengan pencapaian 10 poin, dan misi penambahan dengan pencapaian capai 30 poin.

Bila kamu aktif bermain semasa 8 minggu penuh serta kerjakan Daily Mission yang ada karena itu, poin yang herhasil kamu mengumpulkan dapat capai 2240 poin atau sama dengan 22 level. Belum juga ditambah Challenge Mission yang tawarkan hadiah sebesar 50 poin serta 100 poin yang akan di update tiap minggunya dengan keseluruhan poin capai seputar 5600 point atau sama dengan 56 Level. Berarti, makin kamu rajin bermain maka semakin besar kesempatan yang kamu punya untuk memperoleh item yang kamu kehendaki.

Demikian ialah info sekitar season 14 PUBG Mobile musim ke depan. Tentunya info ini masih sebatas perkiraan, serta belum dapat dinyatakan kebenarannya. Karena sampai sata ini sebagai pengembang masig malas memaparkan detil info berkaitan update season 14 PUBG Mobile.

Kita nantikan saja apa bermacam feature serta hadiah yang sudah disebut di atas betul-betul ada di season 14 PUBG Mobile. Turuti terus info paling baru serta terupdate sekitar game serta anime cuma di Info Games ya!

Aplikasi service streaming suara, Spotify nampaknya mulai memperkenankan beberapa pemakainya untuk jadikan service podcast untuk mengantongi keuntungan.
Ya, podcast akhir-akhir ini cukup digemari oleh beberapa pemakai sosial media, terutamanya content creator. Karena itu, Spotify yang sediakan hal tersebut pada salah satunya content servicenya, dengan meluncurkan feature ‘In-App Offers’.

Feature itu sedang dalam step eksperimen. Perusahaan asal Swedia itu memperkenankan pemakai untuk menyelipkan iklan pada content podcast yang diupload oleh pemakainya.
Dikutip The Verge, feature In-App Offers ini akan sangat mungkin content podcast di Spotify untuk tampilkan link yang diberikan pada episode podcast.
Nanti, saat link itu akan diketok, karena itu pemakai akan dibawa ke halaman situs advertiser yang sudah dihubungkan. Seperti penyematan iklan di aplikasi yang lain.
Di sejumlah pasar seperti di Amerika Serikat serta Jerman, feature ini telah masuk babak alfa. Perusahaan menjelaskan eksperimen feature ini akan berjalan sampai akhir tahun 2020.

Awalnya Spotify memberitahukan daftar paling baru podcast Indonesia yang akan ada dengan cara privat buat pemakainya. Ini sekaligus juga adalah sisi dari konsentrasi perusahaan untuk membuat ekosistem podcast di Indonesia.
Sembilan podcast baru ini dibawakan oleh aktris serta trendsetter Indpnesia. Podcast itu terbagi dalam BKR Brothers, Arti Talks, DESTAnya Siapa?, Podcast DariTaDi Yu Ya Yukk, Podcast Malam Kliwon, Rintik Sedu, Rekan Tidur, Kinosgina, serta Thirty Days of Lunch.

(sz)

Dengan bocoran plot yang menyebar sebulan sebelum launching, The Last of Us Part 2
memetik tanggapan serta kritikan jelek dari fans. Selesai game launching pada 19 Juni yang lalu, kritikan negatif itu mencapai puncak sampai menimbulkan diskusi panjang antar komune mengenai game dan media yang dipandang “disogok”.

Game memperoleh hajatan benar-benar positif dari media sampai capai angka 95
di Metacritic, kami juga memberi ulasan yang tidak kalah positif pada game ini. Tetapi hal tidak sama tidak berlaku pada user skor malah kebalikannya. Dengan score 3.4 di saat artikel ini dicatat, netizen memandang kualitas narasi game tidak sebaik game pertama serta berkesan pandering pada golongan spesifik.

Memberi respon user skor yang jelek, pengisi suara karakter Dina serta Abby yakni
Shannon Woodward serta Laura Bailey, memandang score itu dikarenakan oleh bot. Tweet itu sudah dihapus oleh kedua-duanya tetapi sempat disimpan oleh netizen.

Ini bukanlah pertama kali bots dituding untuk pemicu user skor di metacritic yang jelek. Awalnya Death Stranding, Shenmue 3 dan game indie “Kunai” dispekulasi dipenuhi bots yang membuat user skor jatuh mencolok, serta seperti yang berlangsung pada TLOU 2, terdapat
beberapa ulasan yang dihapus massal oleh Metacritic, sebagian besar adalah ulasan dari account baru yang tidak pernah memberi ulasan awalnya.

Sampai sekarang ini, masih berlangsung pembicaraan berkaitan game paling baru Naughty Dog itu. Meski begitu, game nampak masih sukses dengan cara komersial selama ini. Kita melihat saja apa game ke-2 ini akan melebih pemasaran seri pertama kalinya.

Sesudah pernah bocor oleh tubuh rating Taiwan dan bocoran screenshot oleh
4chan, Crash Bandicoot 4: It’s About Time pada akhirnya dipublikasikan dengan cara sah oleh Activision.

Ditingkatkan oleh Toys for Bob, developer dibalik Spyro: Reignited Trilogy, game akan bawa serta kembali lagi gameplay platforming classic yang fans mengenal dari franchise ini tetapi dengan beberapa power-up baru dan presentasi yang semakin sinematik.

Dari trailer yang dikeluarkan, game akan buat jadi Crash, Cortex serta Coco jadi ciri-ciri playable selama alur cerita.

Sesuai bocoran dari 4chan, game akan dikeluarkan pada 9 Oktober 2020 untuk PS4 serta Xbox One. Untuk sekarang ini versi PC atau Switch belum dilakukan konfirmasi oleh Activision.